Jumat, 19 Oktober 2018
PENEMUAN SAYA (The magic: 11-13
Kisah saya adalah contoh sempurna seperti apa hidup ini jika seseorang tidak bersyukur, dan apa yang terjadi jika kita menjadikan syukur sebagai bagian dari hidup. Jika enam tahun yang lalu saya di tanya apakah saya orang yang bersyukur, saya akan menjawab, “Ya, tentu saja saya orang yang bersyukur. Saya mengucapkan terima kasih ketika menerima hadiah, ketika seseorang membuka pintu untuk saya, atau ketika seseorang melakukan seseuatu untuk saya.” Tetapi sesungguhnya, saya bukan orang yang bersyukur. Saya tidak tahu apa arti sesungguhnya dari bersyukur, dan hanya sesekali saja mengucapkan terima kasih jelas tidak menjadikan saya seseorang yang penuh syukur. Tanpa syukur, hidup saya sangat sulit. Saya punya utang, dan setiap bulan, utang itu semakin besar. Saya bekerja keras, tetapi kondisi keuangan saya tidak pernah membaik. Dalam usaha mengejar pembayaran utang dan kewajiban yang semakin menumpuk , saya terus hidup di arus stres. Relasi saya berayun seperti pendulum, dari lumayan menjadi buruk, karena sepertinya saya tidak pernah cukup waktu untuk setiap orang. Meski saya disebut “sehat”, saya merasa kehabisan tenaga di setiap penghujung hari, dan saya selalu tertular batuk-pilek dan penyakit terbaru yang sedang musim. Saya merasa bahagia ketika pergi bersama teman- teman , atau ketika berlibur, tetapi realita harus bekerja lebih keras untuk membayar kenikmatan itu membuat saya semakin stres. Saya tidak sedang hidup. Saya hanya bertahan – dari hari ke hari, dari gaji ke gaji dan saya tidak bisa lebih cepat menyelesaikan satu masalah dibandingkan datangnya berbagai masalah lain. Tetapi kemudian terjadi sesuatu yang akan mengubah sagala sesuatu dalam hidup saya sejak hari itu. Saya menemukan sebuah rahasia hidup, dan akibat penemuan itu, salah satu hal yang mulai saya lakukan adalah mempraktikkan syukur setiap hari. Akibatnya, segala sesuatu dalam hidup saya berubah, dan semakin saya mempraktikkan syukur, semakin ajaiblah hasilnya. Hidup saya benar-benar menjadi ajaib. Untuk pertama kalinya dalam hidup saya, saya terbebas dari utang, dan tidak lama sesudahnya, saya mempunyai semua uang yang saya butuhkan untuk melakukan apapun yang saya inginkan. Problem di dalam relasi, pekerjaan dan kesehatan menghilang, dan bukannya menghadapi hambatan-hambatan harian, hari-hari saya dipenuhi dengan satu hal indahyang dilanjutkan dengan hal indah lainnya. Kesehatan dan tenaga saya meningkat dramatis, dan saya merasa lebih baik dibandingkan saat saya berusaha dua puluhan. Dan dalam beberapa bulan saja, relasi saya menjadi jauh lebih bermakna dan saya menikmati lebih banyak saat indah bersama keluarga dan teman-teman dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Lebih dari segalanya, saya merasa lebih bahagia daripada yang bisa saya bayangkan. Kebahagian saya begitu mendalam – kebahagian terbesar yang pernah saya rasakan. Syukur telah mengubah saya, dan seluruh hidup saya berubah secara ajaib.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar