Jumat, 19 Oktober 2018

BEKERJA DENGAN AJAIB (The Magic:73-75)

Bagaimana mungkin seseorang yang lahir ke dalam kemiskinan total, memulai dari nol, dan memiliki sedikit pendidikan, akhirnya menjadi presiden atau selebriti, atau membangun perusahaan raksasa dan menjadi orang terkaya di dunia? Dan bagaimana mungkin dua orang memulai di dalam karier yang sama, yang satu beralih dari sukses menjadi sukses sementara yang lain bekerja keras dengan hasil yang pas- pasan, terlepas dari seberapa keras mereka berusaha? Mata rantai yang hilang dari kesuksesan adalah syukur, karena menurut hukum tarik-menarik, untuk menarik sukses kepada Anda, Anda harus bersyukur atas apa yang Anda miliki. Jadi, tanpa syukur, mustahil memiliki sukses yang permanen. Untuk mendatangkan sukses atau meningkatkan hal-hal yang baik di dalam pekerjaan Anda, misalnya peluang, kenaikan jabatan, uang, gagasan yang cemerlang, ilham, dan penghargaan, sangatlah penting bersyukur atas pekerjaan Anda. Semakin banyak syukur yang Anda miliki, semakin banyak yang Anda miliki untuk di syukuri! Dan sampai titik ini, seharusnya Anda sudah paham bahwa untuk meningkatkan apapun dalam hidup Anda, Anda harus bersyukur atas apa yang sudah Anda miliki. “ siapa yang memiliki syukur (atas pekerjaannya) akan di beri lebih banyak, dan ia akan memiliki kelimpahan. Siapa yang tidak memiliki syukur (atas pekerjaannya), bahkan apa yang dimiliki akan di ambil darinya.” Ketika Anda bersyukur atas pekerjaan Anda, otomatis Anda akan memberi lebih banyak kepada pekerjaan Anda, dan ketika Anda memberi lebih banyak atas pekerjaan Anda, Anda akan meningkatkan uang dan sukses yang akan di kembalikan kepada Anda. Jika Anda tidak bersyukur atas pekerjaan Anda, otomatis Anda akan memberi lebih sedikit kepadanya. Ketika Anda memberi lebih sedikit, Anda mengurangi apa yang kembali kepada Anda, dan akibatnya, Anda tidak akan pernah bahagia di dalam pekerjaan Anda, Anda tidak akan pernah memberi lebih banyak dari pada apa yang harus Anda berikan, dan pekerjaan Anda akan mandek dan akhirnya memudar, yang bisa berarti Anda kehilangan pekerjaan. Ingatlah, bagi mereka yang tidak memiliki syukur, bahkan apa yang dimilikinya akan diambil darinya. Jumlah yang Anda berikan di dalam syukur adalah persis sama dengan jumlah yang akan Anda terima kembali. Anda-lah yang mengendalikan jumlah yang Anda terima, dengan jumlah syukur yang Anda berikan! Jika Anda pemiliki bisnis, nilai bisnis Anda akan meningkat atau menurun selaras dengan syukur Anda. Semakin Anda bersyukur atas bisnis, pelanggan, dan pegawai Anda, semakin tumbuh dan meningkatlah bisnis Anda. Ketika pemilik bisnis berhenti bersyukur dan justru cemas, bisnisnya mengalami penurunan.

Tidak ada komentar: