Jumat, 19 Oktober 2018

Hari 8 BAHAN PANGAN YANG AJAIB (the magic: 93-95)

Bersyukur atas makanan yang terhidang sebelum Anda makan adalah tradisi yang sudah lama dilakukan selama ribuan tahun dan diketahui telah dilakukan sejak zaman Mesir purba. Di zaman yang serba cepat di abad kedua puluh satu ini, meluangkan waktu untuk bersyukur atas makanan yang terhidang seringkali terlupakan. Tetapi dengan menggunakan tindakan makan dan minum yang sederhana sebagai peluang untuk bersyukur akan sangat meningkatkan keajaiban di dalam hidup Anda! Jika Anda ingat saat Anda sedang benar- benar lapar, Anda akan ingat Anda tidak bisa berpikir dan berfungsi dengan normal, tubuh terasa lemah, mulai gemetar, pikiran menjadi bingung dan lesu. Semua ini bisa terjadi setelah puasa beberapa jam saja! Anda membutuhkan makanan untuk hidup, berpikir dan merasa nyaman, jadi ada banyak hal yang perlu disyukuri dari makanan. Agar lebih mantap rasa syukur atas makanan yang kita miliki, luangkan sesaat dan pikirkan semua orang yang telah memberi sumbangan tersedianya makanan bagi Anda. Agar Anda bisa makan buah dan sayur segar, petani harus menanam dan merawat buah dan sayur dengan terus menyirami, melindunginya selama berbulan-bulan sampai tanaman siap di panen. Lalu ada pemanen, pengemas, distributor, serta pengangkut yang mengemudi ribuan kilometer siang dan malam, semuanya bekerja bersama secara harmonis untuk memastikan setiap buah dan sayuran diterima oleh Anda dalam keadaan segar dan tersedia sepanjang tahun. Pikirkan tentang peternak daging, nelayan, peternak susu, petani kopi dan teh, serta semua perusahaan pengemasan makanan yang bekerja tanpa lelah menghasilkan makanan yang kita makan. Produksi makanan dunia adalah okestra yang menakjubkan yang terjadi setiap hari, dan tidak terbayangkan semua itu bisa berjalan dengan mulus jika kita ingat betapa banyak orang yang terlibat dalam pengelolaan pasokan makanan dan minuman dunia ke toko-toko, restoran, pasar swalayan, kafe, pesawat udara, sekolah rumah sakit, dan setiap rumah di planet ini. Makanan adalah karunia! Makanan adalah karunia alam, karena tidak akan ada yang kita makan jika alam tidak memasok kita dengan tanah, zat hara, dan air untuk menumbuhkan makanan. Tanpa air tidak akan ada makanan, tumbuhan, hewan, atau kehidupan manuasia. Kita menggunakan air untuk memasak, menumbuhkan pangan, memelihara kebun, memasok kebutuhan di kamar mandi, memelihara setiap kendaraan yang bergerak, mendukung rumah sakit, bahan bakar, pertambangan, industri, memungkinkan pengangkutan, membuat jalan, membuat busana dan setiap produk konsumen di planet ini, membuat plastik, kaca, logam, membuat obat-obat penyelamat hidup, membangun rumah kita dan setiap gedung dan struktur lain. Dan air membuat tubuh kita tetap hidup. Air, air, air air yang jaya dan mulia!

Tidak ada komentar: