Jumat, 19 Oktober 2018
BENANG EMAS RASA SYUKUR (The Magic: 9-11)
Sejak beribu-ribu tahun yang lalu sebelum catatan terdini dari manusia, kekuatan syukur telah dikhotbahkan dan dipraktikkan, dan dari sana telah diwariskan selama berabad-abad,menyebar ke seluruh benua, menembus satu peradaban dan budaya ke peradaban dan budaya berikutnya. Agama- agama besar, Kristen, Islam, Yahudi, Buddha, Sikh, dan Hindu semuanya mengajarkan tentang syukur. Muhammad pernah bersabda bahwa bersyukur atas kelimpahan yang telah Anda terima adalah jaminan terbaik bahwa kelimpahan akan berlanjut. Buddha mengatakan bahwa tidak ada perjuangan yang perlu Anda lakukan kecuali untuk bersyukur dan bergembira. Lao Tzu mengatakan bahwa jika Anda bergembira dengan apa yang ada, seluruh dunia akan menjadi milik Anda. Krishna mengatakan bahwa apapun yang ia persembahkan ia terima dengan gembira. Raja Daud berterima kasih kepada seluruh dunia, atas segala sesuatu di antara langit dan Bumi. Dan Yesus mengucapkan terima kasih sebelum ia melakukan setiap mukjizat. Dari suku aborigin Australia sampai ke suku Masai dan Zulu Afrika, dari suku Navajo, Shawnee, dan Cherokee Amerika sampai ke orang Tahiti, Eskimo, dan Maori, praktik bersyukur berada do akar dari sebagian besar tradisi pribumi. “ Ketika Anda bangun di pagi hari, bersyukurlah atas cahaya pagi, atas hidup dan kekuatanmu. Bersyukurlah atas makananmu dan kegembiraan hidup, jika kau tidak melihat alasan untuk berterima kasih, kesalahan terletak di dalam dirimu sendiri.” TECUMSEH (1768-1813) PEMIMPIN SHAWNEE , SUKU PRIBUMI AMERIKA Sejarah dipenuhi dengan tokoh-tokoh termasyur yang mempraktikkan syukur, dan yang pencapaiannya menempatkan mereka di antara tokoh-tokoh besar yang pernah hidup: Gandhi, Ibu Teresa, Martin Luther, King, Jr., Dalai Lama, Leonardo Da Vinci, Plato, , Shakespeare, Aesop, Blake, Emerson, Dickens, Proust, Descartes, Lincoln, Jung, Newton, Einstein, dan banyak lagi. Penemuan-penemuan ilmiah Albert Einstein telah mengubah cara pAndang kita terhadap Semesta, dan ketika ditanya tentang pencapaian-pencapaian monumentalnya, ia berterima kasih kepada orang lain. Salah satu manusia terpAndai sepanjang zaman berterima kasih kepada lebih dari seratus orang sehari atas pekerjaan yang telah mereka lakukan! Apakah mengherankan begitu banyak misteri hidup yang diungkapkan kepada Albert Einstein? Apakah mengherankan Albert Einstein berhasil membuat temuan-temuan terbesar dalam sejarah? Ia mempraktikkan syukur setiap hari dalam hidupnya, dan sebagia imbalannya, ia menerima banyak bentuk kelimpahan. Ketika Isaac Newton ditanyai bagaimana ia bisa membuat teman-teman ilmiahnya, ai mengatakan bahwa ia berdiri di pundak para raksasa. Isaac Newton, yang baru-baru ini di daulat sebagai penyumbang terbesar bagi ilmu pengetahuan dan manusia, juga bersyukur atas orang-orang yang pernah hidup sebelum dirinya. Para ilmuan, filsuf, penemu, pencipta, dan nabi yang mempraktikkan syukur memanen hasilnya, dan sebagian besar menyadari kekuatan dalam syukur. Namun, kekuatan syukur belum diketahui oleh sebagian besar orang di masa kini, karena untuk mengalami keajaiban dari syukur di dalam hidup Anda, Anda harus mempraktikkannya.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar